Rabu, 19 Juni 2024

Info PPDB 2024 SMP Negeri 4 Sukasada


Info PPDB

Ayo gabunglah bersama kami di SMP Negeri 4 Sukasada!

Pendaftaran dibuka mulai tanggal [20 Juni 2024] hingga [3 Juli 2024]. 
Dengan 4 Jalur pendaftaran yaitu : 
a. Jalur Afirmasi ( 20 s.d 22 Juni 2024 ) 
b. Jalur Zonasi ( 24 s.d 27 Juni 2024 )
c. Jalur Perpindahan Orang Tua/Wali. ( 26 s.d 27 Juni 2024 ) 
d. Jalur Prestasi ( 1 s.d 3 Juli 2024 ) 

Jangan sampai terlewatkan catat jadwalnya 
untuk info lebih lanjut : 

Hubungi kami

Website : https://www.smpn4sukasada.sch.id/
Instagram : SMP Negeri 4 Sukasada 
Osis : OSIS SMP Negeri 4 Sukasada 

Telepon/wa : I Putu Mas (082339591244) 
Desi Ariani ( 081338530107 ) 
Lutfi Fuadi ( 087701511871 ) 

#PPDBSMPNegeri4Sukasada #SekolahPenggerakl #Berseri #spenfoursadajaya

Kamis, 06 Juni 2024

Pengumuman Kelulusan 2024

Minggu, 28 April 2024

Nyalakan Api Kreativitas: 3 Tips Membantu Peserta Didik Berpikir Kreatif di Kelas


Halo, para pengajar kreatif! Saya I Made Wiradnyana, dan hari ini saya ingin berbagi 3 tips jitu untuk membantu peserta didik Anda melatih berpikir kreatif di kelas.

Tujuan Video

Video ini dibuat dengan tujuan untuk membantu para pengajar dalam membimbing peserta didik mereka agar lebih kreatif dalam proses belajar mengajar.

Deskripsi 3 Tips

Tip 1: Ciptakan Suasana Kelas yang Nyaman dan Mendukung

Buatlah ruang kelas yang terbuka dan inklusif, di mana murid merasa aman untuk mengeksplorasi ide-ide mereka tanpa rasa takut salah.
Dorong kolaborasi dan kerja sama antar murid dengan berbagai aktivitas kelompok dan proyek bersama.
Berikan apresiasi atas usaha dan partisipasi murid, meskipun idenya mungkin belum sempurna.

Tip 2: Berikan Tantangan dan Kegiatan yang Memicu Kreativitas

Gunakan metode pembelajaran yang beragam dan kreatif, seperti pemecahan masalah, bermain peran, dan proyek belajar mandiri.
Berikan pertanyaan terbuka yang mendorong murid untuk berpikir kritis dan mencari solusi inovatif.
Adakan pameran atau pertunjukan untuk memamerkan karya kreatif murid dan menginspirasi orang lain.

Tip 3: Jadilah Contoh yang Baik bagi Murid

Tunjukkan rasa ingin tahu dan antusiasme Anda sendiri terhadap belajar dan berkreasi.
Bagikan pengalaman dan ide kreatif Anda dengan murid, dan tunjukkan bagaimana Anda memecahkan masalah dengan cara yang kreatif.
Teruslah belajar dan mengembangkan diri, agar Anda dapat menjadi inspirasi bagi murid untuk selalu ingin tahu dan berinovasi.

Penutup

Menumbuhkan jiwa kreatif pada peserta didik membutuhkan usaha dan dedikasi dari para pengajar. Dengan menerapkan 3 tips di atas, Anda dapat membantu murid-murid Anda untuk mengembangkan potensi kreatif mereka dan menjadi pembelajar yang lebih aktif dan mandiri.

Ingatlah, setiap murid memiliki potensi kreatif yang unik. Tugas kita sebagai pengajar adalah untuk membimbing dan memfasilitasi mereka dalam mengeksplorasi potensi tersebut dan mencapai kesuksesan di masa depan.

Terima kasih telah menonton!

Kamis, 25 April 2024

Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar

Pemahaman yang mendalam tentang konsep "Merdeka Belajar" merupakan pondasi yang kokoh dalam membawa revolusi pendidikan di Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing tinggi. Merdeka Belajar bukan sekadar sebuah istilah, tetapi juga sebuah gagasan revolusioner yang memandang setiap individu sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran. Ia melampaui batasan klasik pembelajaran yang hanya terpaku pada guru sebagai sumber pengetahuan utama, namun membebaskan setiap insan untuk menggali pengetahuan, membangun kreativitas, dan bertanggung jawab atas proses belajarnya.

Dalam masyarakat yang semakin kompleks dan dinamis, konsep Merdeka Belajar menjadi semakin relevan. Ia menuntut adanya transformasi dalam pendekatan pembelajaran, dari yang bersifat pasif menjadi proaktif, dari yang terpusat pada guru menjadi berfokus pada siswa, dan dari pembelajaran yang terbatas pada kelas menjadi terbuka dalam berbagai konteks kehidupan. Dengan merambah ke dalam domain kehidupan sehari-hari, Merdeka Belajar memungkinkan setiap individu untuk belajar dari pengalaman, interaksi sosial, serta eksplorasi dalam berbagai bidang minat dan bakatnya.

Namun, untuk mewujudkan potensi sejati dari Merdeka Belajar, diperlukan upaya yang komprehensif dalam menyebarkan pemahaman tentang konsep ini. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya Merdeka Belajar dalam menghadapi tantangan masa depan. Pendidik, orangtua, komunitas, dan semua pemangku kepentingan pendidikan harus bersatu untuk memperkuat implementasi Merdeka Belajar dalam segala aspek kehidupan pendidikan.

Dengan menyebarkan pemahaman yang mendalam tentang Merdeka Belajar, kita mendorong terbentuknya budaya pembelajaran yang inklusif, inovatif, dan berpusat pada pembelajar. Setiap individu diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi minatnya, mengembangkan bakatnya, dan mengejar impian mereka dengan penuh semangat. Merdeka Belajar bukan hanya tentang mendapatkan pengetahuan, tetapi juga tentang menginspirasi setiap generasi untuk menjadi pembelajar seumur hidup yang tangguh dan berdaya saing tinggi di era globalisasi ini.

Oleh karena itu, mari kita bergandengan tangan dalam memperluas pemahaman tentang Merdeka Belajar, agar kita dapat menciptakan masa depan pendidikan yang lebih cerah dan memberikan peluang yang setara bagi setiap anak bangsa untuk berkembang dan berkontribusi secara maksimal bagi kemajuan bangsa dan negara.

Mohon Bapak/Ibu/Saudara berkenan mengisi formulir di bawah ini sebagai umpan balik dalam kegiatan aksi nyata “Menyebarkan Pemahaman tentang Merdeka Belajar”

Semoga bermanfaat.

Selasa, 19 Maret 2024

Mengapa Kurikulum Perlu Berubah?

Kurikulum dalam dunia pendidikan merupakan landasan utama yang menentukan arah dan kualitas pembelajaran siswa. Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi, dan dinamika sosial, penting bagi kurikulum untuk terus mengalami perubahan dan penyesuaian agar tetap relevan dan efektif dalam mempersiapkan generasi masa depan. Di era yang terus berubah dengan cepat ini, kurikulum yang statis dan kaku dapat menjadi hambatan dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang responsif dan inovatif. Oleh karena itu, dalam tulisan ini, akan dibahas empat alasan mengapa perubahan dalam kurikulum sangat penting.
1. Relevansi: Kurikulum perlu terus berubah untuk tetap relevan dengan perkembangan zaman, teknologi, dan kebutuhan masyarakat agar siswa dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan tuntutan masa kini.
2. Inovasi: Perubahan dalam kurikulum memungkinkan adanya inovasi dalam metode pengajaran dan pembelajaran, sehingga proses pendidikan menjadi lebih menarik, efektif, dan menyenangkan bagi siswa.
3. Penyesuaian: Kurikulum yang fleksibel dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan individual siswa, memungkinkan mereka untuk mengembangkan potensi dan minatnya secara optimal.
4. Daya Saing Global: Dengan mengubah kurikulum sesuai dengan standar internasional dan kebutuhan pasar kerja global, lulusan akan lebih siap bersaing di tingkat internasional dan berkontribusi secara positif dalam dunia kerja yang beragam.

Dalam menghadapi kompleksitas tantangan dan peluang di era modern, perubahan dalam kurikulum menjadi suatu keharusan. Dari peningkatan relevansi dengan kebutuhan zaman, hingga penyesuaian dengan kebutuhan individual siswa, setiap perubahan yang dilakukan memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh. Dengan mengadopsi pendekatan yang responsif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan, kurikulum dapat menjadi salah satu instrumen utama dalam mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan global dan menjadi agen perubahan yang positif dalam masyarakat. Oleh karena itu, upaya untuk terus memperbaiki dan mengubah kurikulum harus terus didorong demi menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih dinamis, inklusif, dan berkualitas.

Mohon bantuan Bapak/Ibu/Siswa untuk mengisi form di link di bawah ini sebagai respon umpan balik tentang “Mengapa Kurikulum Perlu diubah”




Senin, 12 Juni 2023

Penerimaan Peserta Didik Baru 2023



 

Senin, 30 Januari 2023

Pelantikan Pengurus OSIS 2023

Hari ini, Senin 30 Januari 2023 SMP Negeri 4 Sukasada melaksanakan Upacara Bendera yang sekaligus dirangkai dengan Pelantikan OSIS Masa Bakti Tahun 2023. Upacara hari ini dipimpin oleh Kepala SMP Negeri 4 Sukasada, Putu Astabawa, S.Pd, M.Pd. yang diikuti oleh semua guru, pegawai, serta seluruh siswa. Adapun Pelantikan OSIS dilakukan bagi para siswa yang terpilih sebagai OSIS yang diambil dari Kelas VII dan Kelas VIII. Pelantikan dilakukan dengan penyerahan Bendera OSIS dari Ketua OSIS yang lama kepada Ketua OSIS baru yang diserahkan oleh Kepala Sekolah.


Kepala Sekolah dalam sambutannya menyambut hangat dan memberi selamat kepada oengurus OSIS yang baru dilantik, Beliau berpesan agar pengurus OSIS yang baru melaksakakan tugas yang telah disusun dengan baik, disiplin, berintegritas, bertanggung jawab, serta senantiasa menjaga nama baik diri sendiri, keluarga dan SMP Negeri 4 Sukasada. OSIS merupakan tumpuan serta penggerak sekolah yang mampu menciptakan citra sekolah ke arah positif dan menjadi teladan bagi teman-teman sebayanya antarsiswa.


Upacara serta Pelantikan OSIS Masa Bakti Tahun 2023 berlangsung secara khidmat, lancar, dan penuh suasana kedisiplinan.



Struktur OSIS SMP Negeri 4 Sukasada 2023

Rabu, 25 Januari 2023

War On Drugs

Siang ini Rabu, 25 Januari 2023 pukul 11.00 WITA di SMP NEGERI 4 SUKASADA (SPENFOURSADA) diadakan sosialisasi dari BNN Kabupaten Buleleng.

Sosialisasi dilaksanakan secara langsung oleh Kepala BNN Kabupaten Buleleng Bapak I Gede Astawa, SH.,MH. Dalam sosialisasinya dilaksanakan untuk mengelorakan Gema Anti Narkoba melalui nyanyian.

“ Jangan pernah sekali-kali mencoba Narkoba, Narkoba sangat berbahaya karena kalau sudah terkena narkoba tidak akan pernah sembuh, jika kita mencoba sekarang munculnya kapan? Saat kita ada masalah, saaat kita ada beban” ungkap Kepala BNN dalam sosialisasinya.

Setelah pelaksanaan sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan bersama Mars BNN Anti Narkoba dalam rangka memecahkan rekor Muri.

SMP Negeri 4 Sukasada (SPENFOURSADA) menyatakan komitmen mengikuti kegiatan Gema Anti Narkotika dengan menggemakan yel yel anti narkoba dan menyanyikan lagu Mars BNN "Anti Narkoba" untuk mendorong semangat dalam War on Drugs.

MARS BNN

Narkoba adalah musuh negara

Musuh rakyat musuh kita semua

Mari kita perangi marilah kita basmi

Sampai ke akar-akarnya

Jadikanlah Indonesia negara

Yang bebas dari jeratan narkoba

Jadikan indonesia bangsa yang sehat cerdas

Berakhlak mulia maju dan jaya

Bangunlah bangsaku

Bangunlah rakyatku

Raihlah masa depan ceria

Satukanlah visi satukanlah misi

Perangi dan hancurkan narkoba

Bersama kita bisa

Perangi sekarang juga

Bersama......BNN......

#MarsBNN

#WarOnDrugs

#BersihNarkoba

#BersihCovid19

#BNNRI

#BNNPBali

#BNNKBuleleng




Kamis, 19 Januari 2023

Sosialisasi Program Ban The Big 5

Ban The Big Five adalah istilah program yang dikembangkan oleh Aliansi Zero Waste Indonesia untuk gerakan menolak 5 jenis sampah plastik berupa kantong, sedotan, sachet, styrofoam dan microbead. Program ini bertujuan untuk mengubah kebiasaan masyarakat terutama kaula muda dengan mengurangi timbulan sampah plastik dan mengurangi kerusakan eksoistem laut untuk masa depan generasi mendatang.

Target program ini menyasar pada anak-anak sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, maupun mahasiswa di Indonesia terutama Provinsi Bali. Melalui pembentukan duta-duta lingkungan bebas plastik pada setiap sekolah, diharapkan mampu meningkatkan untuk ikut serta mengurangi timbulan sampah plastik sekali pakai yang sejalan dengan peraturan Gubernur Bali No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

Gerakan alternatif pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah dengan melakukan edukasi secara daring dan luring, mengajak sekolah untuk membuat dan menerapan peraturan sekolah sehat tanpa plastik sekali pakai, mengajak kantin sekolah untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membawa tumbler, kotak makanan, sedotan bambu/stainless dan menggunakan tas ulang pakai sebagai pengganti kantong plastik sekali pakai, serta mencintai produk ramah lingkungan hasil kerajinan lokal dan belajar mengembangkan keterampilan tersebut agar tidak punah dan tergantikan dengan plastik.

Hari ini Kamis, 19 Januari 2023, SMP Negeri 4 sukasada mengadakan sosialisasi program Ban The Big 5 di SDN 2 Panji Anom dan SDN 4 Panji Anom. Kegiatan berlangsung lancar karena antusiasme dari siswa-siswi dan pengajar di kedua sekolah tersebut.