Rabu, 15 April 2020

5 Kegiatan agar Anak Tak Bosan di Rumah Selama Wabah Pandemi Corona



Work from home (WFH) dan physical distancing (pembatasan jarak dengan orang lain) kini telah menjadi rutinitas baru karena adanya imbauan dari pemerintah untuk memberhentikan seluruh aktivitas perkantoran demi mencegah penyebaran virus COVID-19. 


Tidak hanya perkantoran, dan instansi belajar lainnya juga memberhentikan sementara kegiatan belajar-mengajar tatap muka dan menggantinya dengan belajar di rumah masing-masing.

Perubahan rutinitas ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua yang harus bekerja tetapi di saat yang bersamaan harus menemani bermain dan membantu anak belajar.

Para orang tua pun harus memutar otak untuk mencari aktivitas anak yang menyenangkan dan tetap mengasah kemampuan mereka
Berikut beberapa ide kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak-anak selama di rumah. 

1. Buat Sesi Homeschooling jadi Menyenangkan!

Membuat sesi belajar di rumah terkesan susah-susah gampang. Kamu harus mampu meningkatkan konsentrasi anak setaraf dengan di sekolah.

Buat ruangan khusus untuk ia belajar, siapkan peralatannya seperti meja, kursi, laptop dan buku-buku dengan baik. Buat anak-anak memanggil Kamu dengan sebutan Ibu atau Bapak, ciptakan jadwal yang sama, buat bel istirahat, dan selingi dengan games seru yang masih berkaitan dengan pembelajaran.

Tips ini dapat menjadikan mereka terbiasa dengan jadwal yang baru dan mendapatkan suasana yang mirip dengan sekolah. Berikan mereka sesi untuk menelpon teman-teman mereka juga di waktu istirahat.

Laporkan sesi belajar tersebut ke guru dengan cara yang menyenangkan pula, seperti merekamnya di video.
Kamu juga bisa ajak anak membantu di dapur untuk sesi makan siangnya. Jadi, selagi mereka mengerjakan tugas, Kamu dapat mengerjakan pekerjaan seperti biasa.

2. Masak Jajanan Sekolah Bersama

Selama ini kita tidak tahu jajanan seperti apa yang biasa dikonsumsi oleh anak di sekolah. Dengan menghabiskan waktu di rumah, Kamu memiliki keuntungan untuk mengontrol seluruh makanan yang dikonsumsi oleh anak bahkan bisa berhemat karena tidak perlu memberikan uang jajan.

Agar tidak bosan dengan makanan rumah yang itu-itu saja, cobalah berkreasi bersama untuk membuat jajanan sekolah. Kamu bisa membuat Cilung, Telung, Siomay, Bakso, atau yang lainnya dengan bahan-bahan yang lebih sehat.
Kamu juga bisa membuat miniatur kantin di ruang makanmu layaknya kantin di sekolah agar suasana menjadi menyenangkan.
Setiap hari, guru di sekolah biasanya memiliki jadwal piket yang telah disusun untuk siswa di kelas. Kamu dapat mengadopsi ide ini dengan menginstruksikan budaya piket ke anak, tetapi mengubah pekerjaannya menjadi piket di rumah.
Tidak hanya menghapus papan tulis seperti biasanya, melainkan dapat membuatnya membersihkan debu di rumah atau menyapu ruang belajar dan kamar tidurnya.
Selain mengajarkan kedisiplinan dan menjaga kebersihan, mereka juga sekaligus meringankan beban pekerjaan rumah Kamu.

4. Buat Kegiatan Ekstrakurikuler Sederhana

Taekwondo, Silat, English Club, dan sebagainya menjadi wadah yang disediakan oleh sekolah untuk menggali potensi anak selain di bidang akademis.

Untuk mengisi kekosongan kegiatan tersebut, Kamu dapat membuat ekstrakulikuler yang bisa dilakukan di rumah, seperti kelas melukis, fotografi, KIR (Karya Ilmiah Remaja), bahkan olahraga.
Sediakan kelas ekstrakurikuler sesuai dengan minatnya, berikan sesi 50-90 menit untuk anak berfokus pada kegiatan tersebut.

Siapkan barang-barang penunjang yang dibutuhkan dengan memanfaatkan peralatan rumah, lalu berikan pemaparan materi dan kesempatan untuk mereka mempraktekannya.
Ajak seluruh anggota rumah untuk mengikuti kegiatan ini, agar menjadi lebih seru dan menyenangkan.

5. Olahraga Sambil Bermain

Walaupun sedang di rumah saja, kesehatan fisik anak harus tetap dijaga. Latih anak untuk tetap meluapkan energi-energi tersebut dengan berolahraga bersama orang tua.
Berikan mereka pilihan lain untuk beraktivitas, seperti bermain skipping, senam bersama, cardio ringan, atau zumba.
Anak dapat tetap merasakan kesenangan ditengah rutinitas olahraga sambil bermainnya yang baru.

Selasa, 14 April 2020

SATGAS COVID -19 DESA PANJI ANOM



GERAKAN PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19

GERAKAN PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19
Singaraja, 30 Maret 2020 | Disdik Hari Ini
Pemerintah Kabupaten Buleleng sangat serius dalam upaya menentang meluasnya wabah Penyakit Corona Virus (COVID-19) yang telah ditetapkan sebagai bencana nasional. Upaya intensif yang dilakukan adalah dengan melakukan penyemprotan desinfektan di wilayah-wilayah padat penduduk dan pusat keramaian. Bupati menginstruksikan, seluruh SKPD wajib melakukan "semprot-semprot" sesuai jadwal yang telah ditentukan. Tak terkecuali Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga pun sangat antusias, dipimpin langsung Bapak Kadis, Ir. Gde Dharmaja, M.Si. di mulai dari tanggal 30 Maret 2020 pkl 06.00 wita menyisir sepanjang jalan utama, Taman Yowana Asri hingga ke Pasar Banyuasri. Kegiatan ini akan dilanjutkan setiap pagi hingga disetujui lbh lanjut. Semoga apa yang kita giatkan, mendapat dukungan dan kerjasama dari masyarakat utk keselamatan kita bersama masyarakat Buleleng. Astungkara, 🙏 (dwr)


Bagikan Pos: 

SISWA SEKOLAH DI BULELENG BELAJAR DARING SELAMA 14 HARI

SISWA SEKOLAH DI BULELENG BELAJAR DARING SELAMA 14 HARI
Singaraja, Senin 16 Maret 2020 | DISDIKTODAY

Sesuai arahan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana dan ditindaklanjuti Disdikpora Buleleng, serta didekatkan dengan Sekolah se-kabupaten Buleleng untuk hadir di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja /03/20).Dalam pertemuan singkat ini, Bupati Buleleng memerintahkan agar semua kepala sekolah di semua jenjang satuan pendidikan merumahkan siswa siswinya untuk belajar daring / online. sehat dan bugar guna mencegah timbulnya penyebaran Corona Virus Desease (COVID-19).
Arahan dan himbauan ini didukung oleh surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 3 tahun 2020 tentang penolakan Corona Virus Desease (COVID-19) dan surat edaran Gubernur Bali No. pendidikan yang disampaikan hal-hal tersebut:
1. Pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) yang diadakan bulan maret ini ditunda hingga diumumkan lebih lanjut.
2. Proses belajar mengajar untuk siswa siswi ditingkat PAUD, SD, SMP (Derajat), SKB dan PKBM se-Kabupaten Buleleng dilaksanakan secara langsung / online.
3. Kebijakan ini berlaku selama 14 (empat belas) hari dari tanggal 16 Maret 2020 hingga 30 Maret 2020, dan akan dievaluasi kembali lanjut.
Hal diatas merupakan himbauan isi dari Surat edaran Bupati Buleleng Nomor: 420/990 / PEM / III / 2020 yang dikeluarkan pada tanggal 16 Maret 2020, agar menjadi perhatian untuk dilaksanakan sebagaimana yang diminta dan didukung tanggung jawab penuh.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ir. Gde Darmaja, M.Si mengungkapkan bahwa pelayanan di Disdikpora Buleleng tetap sesuai dengan surat edaran Sekda Provinsi Bali di mana untuk ASN bagi pejabat eselon 2, 3 dan 4 agar dapat digunakan di kantor dengan hubungan kesehatan yang sehat dan sehat. Bagi staf / pelaksana yang dapat bekerja di rumah dan melaporkan pekerjaannya kepada pimpinan. Implementasi kebijakan ini disusun oleh Bupati / Walikota.
Lebih lanjut untuk proses belajar mengajar di Kabupaten Buleleng “semua belajar dirumah dalam artian semua guru memberikan tugas kepada anak didik dengan cara menggunakan sistem berani / online. Selain itu orang tua juga dihimbau agar selalu dapat mengubah agar agar ini tidak dimanfaatkan oleh anak didik untuk beraktivitas di luar rumah.Pro dan Kontra memang selalu ada dan tentu saja proses pembelajaran tidak akan berjalan dengan maksimal, tetapi ini akan membantu antisipasi untuk mencoba COVID-19 dan "Demi keamanan dan keselamatan kita," kata Kadisdikpora Buleleng.


Bagikan Pos: 

VEDEO PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN COVID 19 KARYA SISWA SMP NEGERI 4 SUKASADA


Senin, 13 April 2020

Link dan Jadwal Lengkap "Belajar dari Rumah" TVRI: Besok 14 April 2020



Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan (Kemendikbud) melalui TVRI meluncurkan program " Belajar dari Rumah" sebagai alternatif belajar di tengah pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).

"Program ini direncanakan akan dimulai pada Senin, 13 April 2020 dan akan berjalan selama tiga bulan hingga Juli 2020," jelas Mendikbud Nadiem Makarim pada telekonferensi Peluncuran Program Belajar dari Rumah di Jakarta, pada Kamis (9/4/2020).

Dalam kesempatan sama, Direktur Jenderal Kebudayaan (Dirjenbud) Hilmar Farid menjelaskan program Belajar dari Rumah di Televisi Republik Indonesia (TVRI).
Setiap hari dari Senin hingga Jumat ada siaran pembelajaran untuk seluruh jenjang dari PAUD sampai SMA/SMK dan program untuk orang tua (parenting).
"Tiap jenjang ada waktu setengah jam. Materi siaran berasal dari berbagai sumber, seperti TV Edukasi yang diproduksi Kemdikbud maupun pihak di luar Kemdikbud," terangnya.

Selain siaran langsung, "Belajar dari Rumah" dapat diakses melalui live streaming:
Sedangkan jadwal "Belajar dari Rumah" di TVRI untuk besok, Selasa 14 April 2020
14 April 2020
1. 08.00-08.30: Jalan Sesama (PAUD dan sederajat)
2. 08.30-09.00: Gemar Matematika Bersama Pak Ridwan: Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah (SD Kelas 1-3 dan sederajat)
3. 10.00-10.30: X-Sains: Magnet dan Kelistrikan (SD Kelas 4-6 dan sederajat)
4. 10.30-11.00: Mantul, Matematika Manfaat Betul: Perbandingan (SMP dan sederajat )
5. 14.03-14.30: Matematika: Frekuensi Harapan (SMA/SMK dan sederajat)
6. 14.30-15.00: Keluarga Indonesia: Mengasuh anak dengan kebutuhan khusus ( Orangtua/Guru)
7. 21.30-23.30: Film Nasional: Wonderful Life
15 April 2020
1. 08.00-08.30: Jalan Sesama (PAUD dan sederajat)
2. 08.30-09.00: Sahabat Pelangi: Hari Pahlawan (SD Kelas 1-3 dan sederajat)
3. 10.00-10.30: Dongeng Kita: Cerita rakyat dan lagu daerah (SD Kelas 4-6 dan sederajat)
4. 10.30-11.00: Ronggowarsito dan Javanologi (SMP dan sederajat )
5. 14.03-14.30: Noken Papua (SMA/SMK dan sederajat)
6. 14.30-15.00: Keluarga Indonesia: Tahap Perkembangan Anak (Orangtua/Guru)
7. 21.30-23.30: Film Nasional: Nyai

Jadwal ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan penyiaran TVRI dan Kemendikbud. Perubahan jadwal akan diinformasikan lebih lanjut.

Minggu, 12 April 2020

Pemerintah Resmikan Pendaftaran Kartu Prakerja, Tahap Pertama Untuk 164.000 Peserta


Pendaftaran program kartu prakerja resmi dibuka pemerintah Sabtu (11,04,2020). Pemerintah menyebut program ini akan menjangkau 5,6 juta orang.

Program bantuan pelatihan kerja ini akan dibuka lewat laman prakerja.go.id.

Apa saja syaratnya? Berikut ulasannya.

Calon peserta kartu pra kerja dapat melakukan pendaftaran melalui laman resmi prakerja.go.id

Syaratnya, calon peserta adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang minimal berusia 18 tahun belum bekerja dan tidak sedang menempuh pendidikan formal.

Selain itu, Kartu Pra Kerja juga diperuntukkan bagi masyarakat yang terkena langsung dampak Covid 19, seperti pekerja informal, pelaku UMKM dan karyawan yang mengalami PHK.

Jika memenuhi syarat, peserta akan mendapatkan fasilitas pelatihan selama 3 hingga 4 bulan bersama sejumlah lembaga pelatihan yang sudah terdaftar resmi di Kementerian Tenaga Kerja.

Kemudian, ada juga delapan platform market place yang bakal menjadi perantara antara lembaga pelatihan dan pencari kerja, seperti Tokopedia, Bukalapak, Skill Academy by Ruangguru, maubelajarapa, Harukaedu, pijarmahir, sekolah.mu dan sisnaker.

Peserta akan menerima nilai manfaat atau insentif, berupa biaya pelatihan online maupun offline, insentif pasca pelatihan yang dibayarkan bertahap selama 3 atau 4 bulan dan insentif untuk keperluan pribadi.


Sabtu, 11 April 2020

Tips untuk Guru Dampingi Siswa Belajar Bermakna dari Rumah

Kelas Daring Resmi KEMDIKBUD

Sejumlah portal pendidikan kini menghadirkan sesi kelas daring (online) yang bisa diakses gratis oleh murid, orangtua dan guru selama masa pembelajaran jarak jauh terkait pandemi Covid-19.
Sesi kelas daring tersebut diadakan setiap hari, menjadi pilihan bagi murid untuk belajar sesuai kurikulum maupun kompetensi yang ingin dicapai. Sekaligus membantu orangtua memilihkan kegiatan yang bermakna bagi anak-anak selama belajar di rumah. Kelas daring dapat diikuti kapanpun selama sesi masih berlangsung.
Menariknya, siswa dapat bertanya pada guru seputar pelajaran melalui “live chat” yang disediakan. Sehingga, membuat belajar daring layaknya belajar di kelas.